August 2018
MonTueWedThuFriSatSun
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Calendar Calendar

My Dockuent For All
IBC-INDONESIA.org Group Milis
Google Groups
Subscribe to IBC-INDONESIA.org
Email:
Visit this group
Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Pembelajaran Safety Riding Penting Untuk Anak
Thu 07 Jan 2010, 16:18 by tata

» Deklarasi Keselamatan Jalan
Thu 07 Jan 2010, 16:16 by tata

» Bincang Safety Riding di Bibir Pantai Anyer
Thu 07 Jan 2010, 16:12 by tata

» OOT Asuransi Mudik
Mon 31 Aug 2009, 04:15 by bm_brian23

» Bikers Diimbau Tetap Nyalakan Lampu Motor
Fri 26 Jun 2009, 11:06 by tata

» Indonesian community Magazine
Thu 16 Apr 2009, 18:06 by IC-MAGAZINE

» Akhirnya, Polisi Razia Konvoy Kampanye
Tue 24 Mar 2009, 21:01 by alamsuro

» polisi sita 83 motor kampanye
Tue 24 Mar 2009, 13:35 by edorusia

» Aksi Bersih Tangkuban Perahu
Wed 18 Mar 2009, 20:24 by alamsuro

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 26 pada Mon 03 Aug 2009, 12:46
Top posters
edorusia (586)
 
R10 (576)
 
bani (558)
 
tata (267)
 
jibriel (159)
 
alamsuro (154)
 
N451ER (97)
 
indrasi (43)
 
acoy (8)
 
IBC-008 (7)
 

Poll

Kabarnya aturan pemprov dki jakarta soal jam masuk sekolah berhasil mengurangi kemacetan lalulintas di jalan raya dki jakarta. segera menyusul pengaturan jam masuk kantor. Anda SETUJU?

20% 20% [ 1 ]
80% 80% [ 4 ]
0% 0% [ 0 ]

Total Suara : 5

Keywords


Wacana Walikota Palembang Tentang Pembatasan Motor Dinilai Diskriminatif

Go down

Wacana Walikota Palembang Tentang Pembatasan Motor Dinilai Diskriminatif

Post by edorusia on Wed 04 Feb 2009, 12:30

Rabu, 4/2/2009 | 08:58 WIB


PALEMBANG, RABU - Gagasan Walikota Palembang Eddy
Santana membatasi jumlah sepeda motor melintas di kota pempek, Sumatera Selatan
guna mengatasi kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas, menimbulkan reaksi.
Sejumlah warga, Rabu (4/2) menilai wacana yang kini sedang disiapkan
pengaturannya olehy dishub setempat, dinilai kurang tepat dan
diskriminatif.

Beberapa warga justru minta agar pembatasan itu bukan
hanya pada sepeda motor, tapi juga roda empat (mobil) sebagai biang macet.
"Kemacetan dan kesemrawutan di jalan bukan hanya ditimbulkan akibat kebanyakan
jumlah sepeda motor di jalan, tapi juga mobil sudah terlalu banyak," kata Jenin,
warga Kota Palembang yang beralasan saat terjadi kemacetan di sejumlah jalan
protokol lebih efektif naik motor.

Ditengarai warga Kota Palembang dan
sekitarnya, rata-rata setiap keluarga telah memiliki lebih dari satu sepeda
motor maupun mobil. Hal itu terlihat di garasi rumah warga masing-masing,
umumnya terparkir 2-3 mobil dan beberapa sepeda motor sekaligus. Kondisi
tersebut mengakibatkan ruas jalan yang relatif terbatas menjadi kian padat dan
menjadi macet.

Warga berharap, selain pengaturan kepemilikan dan
pembatasan sepeda motor maupun mobil, juga harus diikuti penertiban aturan lalu
lintas.Penyediaan sarana transportasi umum (massal) yang aman dan nyaman serta
lebih baik dari yang tersedia saat ini. Pemda juga diminta menyediakan bus atau
kendaraan khusus melayani pelajar, mahasiswa maupun para PNS dan pegawai
umumnya. Jika memang mereka dilarang mengendarai mobil atau
motor.

Walikota Palembang Eddy Santana menilai jumlah sepeda motor di
daerahnya telah melebihi kapasitas jalan yang tersedia, sehingga akan disiapkan
kebijakan pembatasan jumlahnya untuk mengatasi kemacetan dan kesemrawutan di
jalan-jalan di kota itu. Apalagi Kota Palembang telah dicanangkan menjadi kota
internasional yang seharusnya terlihat aman, tertib, nyaman dan bebas
kesemrawutan serta kemacetan di jalan.
SBT
Sumber :
Antara
avatar
edorusia
Bintang Satu
Bintang Satu

Male
Jumlah posting : 586
Age : 48
Lokasi : jakarta
Nama Club/Community : Data nama club/community, silahkan di isi
Registration date : 04.09.08

Lihat profil user http://edoibc.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Wacana Walikota Palembang Tentang Pembatasan Motor Dinilai Diskriminatif

Post by bani on Wed 04 Feb 2009, 14:38

Yang bikin macet jelas mobil. Tidak punya garasi, beli mobil diparkir dipinggir jalan. Jalan sudah sempit, dibuat parkir mobil, makin sempit. Space satu mobil, empat orang, bisa dipakai untuk empat motor dengan dua penumpang= 8 orang. Mobil jela sboros ruangan.
Kelihatannya, sama seperti di Jakarta, Gubernur DKI kelihatannya takut digertak sama ATPM mobil, atau tak berani keluarkan aturan pelarangan mobil, karena sudah dapat upeti.
avatar
bani
Bintang Satu
Bintang Satu

Male
Jumlah posting : 558
Age : 54
Lokasi : DEPOK
Nama Club/Community : Independent Bikers Club (IBC)
Nomor Anggota : 004
Registration date : 04.09.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Wacana Walikota Palembang Tentang Pembatasan Motor Dinilai Diskriminatif

Post by edorusia on Wed 04 Feb 2009, 16:22

Halahhh...UPETI. ujung2nya mata duitan juga yah? beginikah negeri kita?
avatar
edorusia
Bintang Satu
Bintang Satu

Male
Jumlah posting : 586
Age : 48
Lokasi : jakarta
Nama Club/Community : Data nama club/community, silahkan di isi
Registration date : 04.09.08

Lihat profil user http://edoibc.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Wacana Walikota Palembang Tentang Pembatasan Motor Dinilai Diskriminatif

Post by bani on Wed 04 Feb 2009, 17:44

Upeti? itu bisa sama dengan gratifikasi. Pemberian dalam bentuk apapun dalam jumlah dan tujuan tertentu.
avatar
bani
Bintang Satu
Bintang Satu

Male
Jumlah posting : 558
Age : 54
Lokasi : DEPOK
Nama Club/Community : Independent Bikers Club (IBC)
Nomor Anggota : 004
Registration date : 04.09.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Wacana Walikota Palembang Tentang Pembatasan Motor Dinilai Diskriminatif

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik